JENIS - JENIS NADA DAN CONTOHNYA
JENIS - JENIS NADA DAN CONTOHNYA
Sahabat allegra bogor sebelumnya sudah pernah dijelaskan tentang penjelasan nada tinggi rendah dalam bermusik, kali ini kita akan membahas tentang jenis-jenis nada beserta contohnya.
1. Nada Minor
Sahabat allegra bogor jenis tone yang pertama akan kita bahas yaitu minor yang merupakan 8 nada yang mana salah satunya masuk dalam skala diatonis diatur. Sehingga menciptakan ruang antara 1 atau 1/2 catatan. Jika menggunakan nada minor, maka nada tidak berubah tapi juga lebih rendah. Unsur nadanya ini lebih sedih, sehingga pembagiannya cocok untuk nada yang menggunakan not kecil.
Seperti sebelumnya yang kita bahas dalam pengertian nada, frekuensi setiap nada akan berbeda. Begitu juga dengan minor, nada akhir dan awal pada nada minor akan dimulai dari la atau kunci A dan nantinya juga di akhiri dengan nada yang sama. Nada ini bisa ditemukan pada lagu-lagu seperti Indonesia Pusaka, Mengheningkan Cipta hingga lagu Kasih Ibu.
2. Nada Mayor
Lalu selanjutnya yang perlu sahabat allegra bogor ketahui yaitu nada mayor, bisa dikatakan jika nada mayor hampir sama dengan nada minor. Yang membedakannya adalah skala diatonis dengan jarak not 1 atau 1/2. Jika melihat pola intervalnya nada mayor dimulai dari do dan diakhiri juga dengan do. Dimana nada ini akan memberi kesan semangat, kuat dan menggebu gebu. Contohnya bisa ditemukan pada lagu Maju Tak Gentar, Bintang Kecil atau Balonku.
3. Kromatik dan Mol
Sahabat allegra bogor jenis yang terakhir yaitu kromatik atau krois yang terjadi pada nada dasar dengan kenaikan 1 atau 1/2 nada. Jika terjadi penurunan 1 atau 1/2 nada maka dikenal dengan teknik mol. Setiap nada ke nada, akan ada tempo yang harus dipatuhi. Jenis nada satu ini akan membuat semakin paham perihal nada bukan hanya pengertian nada saja.

Komentar
Posting Komentar